425 Jiwa di Kecamatan Tutuyan Terima Bantuan Sosial Tunai Kemensos

  • Whatsapp

Boltim – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) di Kabupaten Bolaang mongondow Timur (Boltim) mulai disalurkan pihak PT Pos cabang Kotamobagu dan Dinas Sosial di Kecamatan Tutuyan, Selasa (19/05/2020).

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu ini diberikan secara langsung kepada warga yang terdampak pembatasan aktifitas di tengah pandemi Corona Virus Deasease atau COVID-19.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang penanganan Fakir Miskin, Ni’ma Mokoagow saat dijumpai wartawan aksaranews.com di lokasi menyampaikan, bahwa banyaknya penduduk yang tercatat sebagai penerima berjumlah 425 orang, juga bantuan tersebut diperuntukan ke setiap satu kepala keluarga dan bukan untuk perorangan.

“Untuk jumlah penerima di kecamatan Tutuyan, berjumlah 425 KPM, sebelumnya kami juga telah melakukan realisasi BST di Desa Dodap dan telah selesai,” ucap Ni’ma Mokoagow.

Ni’ma menjelaskan, persyaratan untuk pengambilan bantuan BST harus tercatat sebagai peserta penerima BST dengan menyertakan Kartu Tanda Pengenal (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

“Untuk warga yang tidak memiliki KTP, tetap masih bisa mengambil bantuan dengan membawa Kartu Keluarga asli, sedangkan untuk warga yang telah meninggal dunia harus ada Ahli waris, yang namanya tercantum di dalam KK,” terangnya.

Ni’ma Mokoagow Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Boltim

Lebih lanjut, Ni’ma Mokoagow juga memberitahukan bahwa penyaluran bantuan di beberapa Kecamatan di Boltim telah selesai dilaksanakan dan semua berjalan dengan lancer, selanjutnya di kecamatan Motongkad dan desa Tombolikat bersatu.

“Kemarin kami juga telah melakukan penyaluran di kecamatan Modayag, Modayag barat, Nuangan dan kotabunan. Kami juga akan melakukan penyaluran bantuan ke desa Motongkad dan Tombolikat Bersatu,” ucap Ni’ma.

Baca Juga :   BKPSDM Boltim Lakukan Penggantian CPNS Yang Mengundurkan Diri

Ia juga menambahkan, untuk penyaluran BST ini akan dilakukan hingga pukul 19:00 wita, dan masih akan terus berlanjut tergantung dengan banyaknya jumlah penerima.

“Untuk penyaluran, kami telah memakai jadwal, sampai jam 7 malam, tapi itu tergantung juga dari jumlah warga yang datang, mengingat sekarang masih dalam suasana Ramadan, jadi mungkin ada beberapa warga yang nantinya akan sibuk di waktu berbuka puasa,” pungkasnya.

Reporter: Fichi │ Editor: Redaksi

Pos terkait