APBD-P 2020 Tak Kunjung di Bahas, Kinerja DPRD Manado di Pertanyakan

  • Whatsapp

Manado, Aksaranews.com — Pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) tahun 2020 tak kunjung dibahas oleh DPRD Manado, dan terkesan lambat, padahal waktu efektif penggunaan anggaran tinggal beberapa bulan saja.

Terlambatnya pembahasan APBD- P ini pun, menimbulkan pertanyaan terkait kinerja dari DPRD sendiri, terlebih pimpinan DPRD saat ini, pasalnya keterlambatan pembahasan dapat berdampak pada serapan anggaran pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di Manado.

Dengan keterlambatan ini, jelas sangat berdampak dalam kebijakan – kebijakan strategis yang telah di ambil dan disusun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, seperti tertahannya bantuan dana lansia, bantuan rohaniawan, pembayaran honor tenaga harian lepas, dan terutama anggaran penangggulangan pandemi covid-19.

Setelah ditelisik, ternyata agenda pembahasan APBD-P tahun anggaran 2020 diduga masih tertahan di meja Ketua DPRD kota Manado, Altje Dondokambey sejak beberapa hari yang lalu.

Terkait hal ini pun, Sekretaris DPRD Manado, Adi Zainal Abidin mengatakan, pihak Pemkot Manado sendiri melalui tim anggaran pemrintah daerah (TAPD) sudah memasukan draft APBD-P tahun anggaran 2020 sejak beberapa hari yang lalu.

“Awalnya harus di bahas di Bamus (Badan Musyawarah) dulu. Sudah diajukan, tapi tidak ada tanggapan. Itu harus dibahas, karena batas waktunya cuma sampai 30 September,” ujarnya dihubungi wartawan, Jumat (25/09/2020) sore.

Karenanya, lanjut Abidin, bahas atau tidaknya APBD-P 2020 itu ada di tangan para wakil rakyat terhormat.

“Intinya Pemkot Manado sudah memasukkan dokumennya. Tinggal bagaimana Ketua DPRD mengatur jadwal pembahasannya, karena rakyat sudah menunggu,” tutupnya. (*)

Peliput: Dimas | Editor: Redaksi

Baca Juga :   Usai Gelar Sosialisasi CHSE, Ini Harapan Lenda Pelealu Kepada Pelaku Usaha Pariwisata Manado

Pos terkait