Belum Ada Titik Temu, Owner Bangunan Eks RM Dego – Dego Diperiksa Penyidik Tipiter Polda Sulut

  • Whatsapp

AKSARA, Manado – Perseteruan antara owner bangunan eks RM Dego – Dego dan para tetangga sekitar bangunan tersebut kian memanas dan belum menemui titik temu.

Pasalanya, bangunan yang beralamat di jln Wakeke no 11, kelurahan Wenang Utara, kecamatan Wenang ini telah masuk dalam tahap penyelidikan Ditreskrimsus Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Sulut.

Diketahui pada Rabu (05/08) lalu, penyidik Subdit lV Tipiter Ditreskrimsus Polda sulut telah meminta klarifikasi terhadap pemilik bangunan tersebut, yang beridentitas lelaki MT. Bangunan ini diketahui eks RM Dego-Dego.

“Benar.. tadi sudah dimintai keterangannya. Lumayan lama 2,5 jam,” ungkap Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Sulut, Kompol Feri Sitorus, Rabu (5/8/2020) lalu.

Polemik bangunan eks RM Dego Dego itu resmi bergulir di Polda Sulut setelah Penasihat Hukum Clift Pitoy, SH dan rekan yang dikuasakan warga tetangga, masing-masing Elnike Agustina Mawilos, Christine Irene Nancy Howan dan Judy Richard Sompotan, menggandeng Polda karena sampai somasi ketiga dilayangkan tak digubris pemilik bangunan, yang diketahui berstatus oknum Direksi salah satu bank ternama.

Diungkap Judy Sompotan, kegiatan pembangunan gedung eks RM Dego-Dego tak bisa dilanjutkan, karena ada beberapa permasalahan yang belum dituntaskan pemilik gedung.

“Ada beberapa hal yang belum disepakati oleh pemilik gedung, sesuai dengan permintaan tetangga. Ditambah lagi, pemilik gedung belum bisa menunjukkan IMB sebagai salah satu persyaratan dalam membangun. Kami meminta pemilik gedung menghentikan pembangunannya sampai ada persetujuan dari kami para tetangga,” kata Yudi.

Lanjutnya, pihaknya tak ingin menghambat kelanjutan pembangunan gedung eks RM Dego-Dego, asalkan memperhatikan lingkungan dan keselamatan para tetangga.

“Kami tak mempermasalahkan pembangunannya, asalkan memperhatikan lingkungan dan keselamatan para tetangga. Kami keberatan karena tata letak bangunan yang sedang dibangun, telah menempel di tembok rumah kami, yang menurut kami sangat membahayakan bangunan rumah kami,” jelas Judy sambil memperlihatkan surat keberatan yang ditujukkan kepada pemilik gedung eks RM Dego-Dego, yang juga ditandatangani oleh para tetangga dengan tembusan kepada instansi berwenang.

Baca Juga :   Hadiri UMKM Go Eksport, GSVL Optimis Perekonomian Manado Bisa Bangkit Selama Masa Pandemi Covid-19

Pewarta: Dimas │ Editor: Redaksi

Pos terkait