Bupati Boltim Instruksikan 5 Instansi Ini Pangkas Pohon Trambesi di Ruas Jalan Tutuyan

  • Whatsapp

AKSARA, Boltim – Keberadaan pohon trambesi di ruas jalan trans Ibukota Tutuyan yang kian hari makin tumbuh tinggi dan besar, terus menjadi sorotan masyarakat dan kendaraan yang melintas. Pasalnya, pohon tersebut dianggap mudah patah cabang sehingga dapat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Tak ayal, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sehan Salim Landjar, SH menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (SatPol PP) untuk segera melakukan pemangkasan pohon yang berada di ruas jalan trans Tutuyan itu.

Bacaan Lainnya

“Instruksi disampaikan kepada Dinas PUPR, DLH, Dishub, BPBD dan Pol PP untuk segera melakukan pemangkasan, mengingat keberadaan dari pohon pohon tersebut dapat membahayakan para pengguna jalan,” ujar Bupati Sehan.

Adapun kegiatan pemangkasan pohon oleh lima instansi tersebut, menurut rencana dan sesuai instruksi Bupati Sehan, akan dilaksanakan pada, Rabu (05/08/2020) besok.

Sekedar diketahui, keberaadan pohon trembesi di sepanjang ruas jalan Nasional yang ada di Kabupaten dan Kota di Sulut, di tanam pada tahun 2011 lalu oleh Pemerintah Provinsi dengan tujuan sebagai tanaman penghijauan dan penedu bagi orang dan kendaraan yang melintas, sebab dapat mengurangi dan mereduksi dampak dari CO2 akibat B3 dan perubahan iklim atau cuaca ekstrim. Trembesi merupakan jenis tanaman pohon yang termasuk dalam kategori Fast Growing Species (cepat tumbuh dan besar).

Baca Juga :   Terus Cegah Covid-19, Relawan Suhendro-Rusdi Lakukan Disinfektan di Wilayah Mooat

Selanjutnya, Persoalan timbul karena untuk penanganan pemeliharaan, pemangkasan bahkan pemotongan pohon butuh anggaran, dan yang seharusnya bertanggung jawab atas anggaran pemeliharaannya adalah Pemerintah Provinsi dalam hal ini Balai Jalan sebagai penginisiasi penanaman pohon – pohon tersebut.

Namun begitu, Pemerintah Daerah (Pemda) Boltim tidak lepas tangan, sebab hal ini menyangkut keselamatan warga sekitar atau yang melintas. (***)

Penulis: Dhyrta | Editor: Redaksi

Pos terkait