Data KPM Susulan Jadi Penyebab Penyaluran BST di Boltim Tak Kunjung Selesai

  • Whatsapp

AKSARA, Boltim – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga kini tak kunjung selesai dilaksanakan. Hal ini disebabkan adanya data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) susulan yang belum sempat dilakukan penyalurannya. Akibatnya, Penyaluran pun masih tetap berlanjut.

Padahal menurut jadwal, dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial Boltim hanya diberikan jangka waktu selama tiga hari untuk melaksanakan penyaluran BST yang telah masuk pada tahap tiga, terhitung sejak, Rabu (08/07/2020) pekan kemarin.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal ini, Dinsos Boltim melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan fakir miskin, Ni’ma Mokoagow saat bersua dengan wartawan Aksaranews.com di ruang kerjanya pada, Rabu (15/07/2020) siang tadi membenarkan ihwal masih terus berlanjutnya proses penyaluran BST oleh pihaknya tersebut.

“Penyaluran BST masih terus dilakukan. Karena ternyata masih ada data-data susulan Penerima yang kantor pos kirimkan, dan sekarang kami juga masih harus melakukan penyaluran kepada penerima bantuan yang datanya baru tiba tersebut,” ungkap Ni’ma.

Lebih lanjut ia terangkan bahwa, dia juga belum dapat memastikan jumlah KPM susulan yang bakal dikirim kantor Pos dan waktu yang diperlukan untuk melakukan penyaluran terhadap data KPM susulan itu.

“Saya juga belum bisa mentaksir secara tepat berapa banyak lagi jumlah KPM pada DTKS (Data Terpadu Keluarga Sejahtera) susulan yang akan dikirimkan pihak Pos, dan juga tidak dapat memastikan berapa lama proses penyaluran ini akan berlangsung,” katanya.

Baca Juga :   Update COVID-19: Hasil Swab Pasien Bukaka Bersama Keluarga Dinyatakan Negatif

Turut dijelaskannya pula bahwa, sebelumnya pihak Dinsos telah mengusulkan sebanyak 150 KPM sebagai penerima BST. Namun usulan tersebut belum tercatat pada jadwal penyaluran di tahap tiga yang sudah dilaksanakan penyalurannya.

“Kemungkinan nanti didata susulan ini. Sebab DTKS yang telah kami usulkan untuk mengganti calon penerima BST yang bermasalah pada Penyaluran tahap sebelumnya, tidak tercatat dijadwal Penyaluran tahap tiga ini,” jelasnya.

Pewarta: Fichi | Editor: Redaksi

Pos terkait