Dinkes Bantaeng Siap Lakukan Vaksinasi COVID-19 Tahap Dua

  • Whatsapp
dr. Armansyah

Bantaeng, aksaranews.com Pemerintah Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah siap melakukan vaksinasi COVID-19 tahap dua kepada ratusan pelayan publik, yang akan dimulai pada senin (08/03/2021) pekan depan.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng dr. Andi Ihsan, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Armansyah, bahwa Pemberian vaksinasi COVID-19 Tahap dua kepada Pelayanan Publik dimulai Senin mendatang, setelah diterima vaksin sebanyak 1.200 dosis.

Bacaan Lainnya

“Kami akan segera memberikan layanan pemberian vaksinasi COVID-19 kepada Pelayanan Publik Bantaeng, karena vaksinnya baru datang beberapa hari yang kemarin. Langsung kita didistribusikan ke tingkat faskes masing-masing,” ucap dr. Armansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (05/03/2021) pagi.

Kata Armansyah kepada jurnalis aksaranews.com, pemberian vaksin kali ini sedikit berbeda dengan vaksin tahap pertama yang diberikan kepada tenaga kesehatan, yaitu menggunakan single dose di mana satu vial berisi 0,5 cc untuk satu orang, vaksin tahap dua menggunakan sistem multi dose.

“Vaksin ini bahan dasarnya sama, namun diformulasikan kembali oleh Bio Farma, namanya COVID Bio dan dikemas dalam bentuk satu botol berisi 5 cc untuk 10 orang, jadi multi dose. Pada praktiknya biasanya terpakainya untuk 8-10 orang,” jelasnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap dua ini untuk Petugas Pelayanan Publik, dengan sasaran antara lain, TNI, Polri, ASN dilingkup Pemerintahan, Anggota DPRD, Atlet, Perangkat Desa serta Wartawan.

“Jumlah sasaran yang sudah tercatat Saat ini yakni: TNI sebanyak 149 orang, Polri 282, DPRD 112, Satpol PP dan Damkar 346, Pedagang Pasar 20, Kantor Pelayanan Pajak Pratama 103, Pengadilan Negeri 34, Kejaksaan Negeri 46, Inspektorak Daerah 36, Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu satu pintu 26, Wartawan 50,” ucapnya.

Sedangkan tenaga keaehatan masing-masing PKM diantaranya:  PKM kota 15 sebanyak orang, Pkm Lasepang dan Ulugalung 28,Pkm Campaga loe 11, Pkm Kassi-Kassi dan Baruga 35, Pkm Bisappu 2, Pkm Pabentengan 10,Pkm labbo 3, Pkm Labbo 5, Pkm Sinoa 4, Pkm loka 3, Pkm dampang 5.

“Jadi keseluruhan yang tercatat sebanyak 11.606 orang,” jelas dr. Armansyah.

Kata dia, untuk menghindari potensi kerumunan saat pelaksanaan vaksin nantinya tim Petugas Kesehatan, telah mengatur pembagian calon peserta vaksin berdasarkan hari, jam, dan disebar titik lokasi yang sudah disiapkan.

Ia juga menceritakan terkait pemberian vaksin tahap pertama tidak ada yang mengeluhkan gejala atau efek samping vaksin Covid-19. Pejabat yang telah diberi vaksin Sinovac kemarin juga tidak ada yang mengalami gejala.

“Semua tamu undangan yang kemarin disuntik, alhamdulillah sejauh ini, termasuk saya kan juga disuntik saya tidak bergejala,” ungkapnya.

Ia pun berharap, meski telah dilakukan vaksin, Pemerintah Bantaeng terus mengimbau agar masyarakat yang telah maupun belum divaksin tetap disiplin melaksanakan protokol 3M secara ketat.

“Vaksin merupakan salah satu upaya yang perlu dilengkapi dengan kedisiplinan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” imbaunya.

Adapun jumlah vaksinator Tahap dua sebanyak 99 orang yang sudah ikut pelatihan sebelumnya.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait