Gaji tak dibayarkan, eks PPS dan PPK geruduk kantor KPU Boltim

  • Whatsapp
Gaji tak dibayarkan, eks PPS dan PPK geruduk kantor KPU Boltim
Tampak suasana di halaman depan Kantor KPU Boltim siang tadi. (Foto: Istimewa)

Boltim, aksaranews.com – Puluhan perwakilan dari mantan anggota panitia pemungutan suara (PPS) tingkat desa dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara, Rabu (24/03/2021).

Kedatangan eks adhock PPS dan PPK ini untuk menuntut KPU Boltim agar segera membayarkan gaji dan operasional yang sudah dua bulan lebih belum dicairkan ini.

Bacaan Lainnya

Dengan mengenakkan jaket bertuliskan KPU Boltim, para pejuang demokrasi ini mempertanyakan alasan KPU yang tak kunjung mencairkan gaji bulan desember-januari serta operasional bulan November-Desember 2020 lalu.

Salah satu perwakilan PPS dan PPK, Wira Suma mengatakan, sebelum mendatangi Kantor KPU Boltim, pihaknya sudah beberapa kali mengirim perwakilan untuk bertemu dengan KPU Boltim.

Namun hasil dan jawaban yang mereka terima selalu tidak jelas dan tidak ada kepastiannya.

“Kalau pertemuan sudah banyak kali, bahkan untuk proses mediasi sudah 2 kali kami kirim perwakilan untuk bertemu langsung dengan pihak KPU Boltim dan tadi itu sudah pertemuan ketiga,” ucap Wira Suma.

Kata dia, tujuan mereka datang ke KPU bukan untuk melakukan demo, namun hanya untuk menanyakan kapan kepastian pembayaran honor dan operasional bagi ratusan anggota PPS dan PPK.

“Tadi itu belum demo. Tadi itu tujuan sebenarnya hanya untuk bertanya kapan kepastian pembayaran honor dan oprasional. Cuma situasi sempat memanas karna pihak KPU kesannya tidak memperdulikan kehadiran kami,” ucapnya.

Ia pun menambahkan, dirinya bersama ratusan anggota PPS dan PPK akan mendatangi KPU untuk menanyakan kembali hak mereka.

“Kami berikan waktu sampai besok (kamis) sudah harus ada kejelasan kapan hak kami dibayarkan. Jika besok belum ada informasi dari KPU maka kami akan menggelar aksi lebih besar lagi,” tutup anggota PPK Kotabunan ini.

Menanggapi aksi eks anggota PPS dan PPK Kabupaten Boltim, anggota KPU Boltim Abdul Kader Bachmid bersama anggota KPU Devita Pandey, bersama sekretaris KPU Arfan Palima tak bisa berbuat banyak atas tuntutan mereka.

Hal ini dikarenakan Pemerintah daerah (Pemda) Boltim belum memastikan berapa anggaran yang akan dihibah Pemda ke tangan KPU Boltim.

Penulis: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait