Gerakan Sejuta Masker dan Deklarasi Pilkada Damai Mapolres Boltim Sukses Digelar  

  • Whatsapp
Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK
Boltim, aksaranews.com – Giat gerakan Sulut sejuta masker sekaligus dirangkaikan dengan deklarasi pilkada damai oleh Kepolisian Daerah (Polda)  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dilaksanakan Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Selasa (29/09/2020) pagi hari hingga menjelang siang tadi bertempat di halaman Mapolres berjalan sukses.
Diketahui hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Boltim, Fuad Landjar, S.H, Ketua KPU Boltim, Jamal Rahman, Ketua Bawaslu Boltim, Harmoko Mando, Kepala Kementrian Agama Boltim Ahmad Soleh, Ketua MUI Boltim Kusdi Ismail, Para Paslon Bupati dan Wakil Bupati Boltim, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Plh. Danramil 1303-05/Kotabunan Pelda Ucok M. Lubis, Personil TNI-Polri, Camat Se Kabupaten Boltim, LSM serta Sangadi dan aparat desa se Kecamatan Tutuyan.

Kapolres Boltim AKBP Irham Halid S.I.K  mengatakan, di era New Normal ini kita harus  merubah serta beradaptasi pada hal yang baru.

“Kehidupan kita sehari-hari harus membiasakan hidup baru dengan selalu mencuci tangan, pakai masker serta menjaga jarak,” ujar Kapolres.

Bacaan Lainnya

Dirinya juga mengajak semua anggota Polres, TNI serta pemerintah daerah secara bersama menjalankan aksi gerakan sulut sejuta masker,

“Agar supaya masyarakat di Boltim dapat menggunakan masker dalam kehidupan sehari-hari,”harap Irham Halid. S.I.K.
Dia menyebutkan,saat ini pembagian sejuta masker pihaknya dilakukan pada sejumlah titik,
“Ada 10 titik pembagian sejuta masker yang tersebar disejumlah desa di Boltim di bantu oleh Organisasi Pemuda Ansor/Banser dan aparat desa,”beber Irham.

Ditempat yang sama Perwira Penghubung (Pabung) Boltim Mayor Infantri. Supardi saat membawakan sambutannya Dandim 1303 Bolaang Mongondow  mengatakan, bahwa tugas pokok TNI/Polri adalah mengamankan dan menyukkseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 dengan mengedepankan protap kesehatan.

“Alat kesehatan seperti masker wajib dimiliki seluruh masyarakat Boltim tujuannya untuk mencegah agar tak ada klaster baru dipilkada, dan tetap melaksanakan 3 M,” tutur Supardi.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Boltim Christiano Talumepa SH, M.Si., melalui sambutannya mengatakan, tujuan dari pemakaian masker untuk memutus penyebaran Covid 19. Dia pun berharap jangan lalai dengan Covid 19 dan jangan berhenti untuk mensosialisasikan kepada Masyarakat.

Baca Juga :   Salurkan Hak Suara di TPS 1 Desa Togid, Sehan Lanjar Nilai Demokrasi Mengalami Degradasi

“Lakukan tes,treatment,treadmill serta memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M) dengan air bersih yang mengalir. Lebih baik kita mencegah dari pada mengobati. Bagi para Paslon Bupati dan Wakil Bupati agar ikuti langkah yang sudah dicanangkan hari ini dengan menggunakan masker. Mari kita tunjukan bahwa Boltim siap mensukseskan Pilkada,” ungkapnya.

Talumepa mengajak para pasangan calon (paslon) turut membagikan masker serta mensosialisasikan ke pendukung sehingga claster covid 19 di Pilkada tidak terjadi di Boltim.

“Jika ada warga yang terkena virus corona jangan ditutupi harus  kita angkat ke publik sehingga masyarakat selalu waspada,” tegasnya.
Giat tersebut kemudian dilanjutkan dengan penempelen stiker “Ayo Pakai Masker” di sejumlah kendaraan oleh Forkopimda Boltim, lalu pelepasan kendaraan  secara resmi peserta Gerak Sejuta Masker.
Ketua KPU Boltim Jamal Rahman Iroth melalui closing steatmannya menuturkan, pihaknya saat ini sudah menjalankan beberapa tahapan termasuk tahapan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati, tahapan penetapan bapaslon serta tahapan pencabutan nomor urut,
Tahapan ini yang sudah KPU laksanakan dan alhamdulillah berjalan sukses.
“ujarnya sembari menambahkan para paslon Bupati dan Wakil Bupati agar menjalankan dengan baik perintah PKPU 13 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan KPU nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur  dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan wakil walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.
Penulis: Mudrik | Editor: Redaksi

Pos terkait