Hari Ini Dalam Sejarah Dunia

  • Whatsapp
Kilas Balik Aksara

Kilas Balik, Aksaranews.com – Tanggal 03 Oktober adalah hari ke-276 (hari ke-277 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian. Banyak peristiwa bersejarah yang perlu kita ketahui. Sebagai bahan edukasi untuk pembaca, berikut redaksi sajikan sejumlah peristiwa bersejarah Dunia yang terjadi hari ini.

Tahun 2333 SM, Milenium ke-3 SM, Abad ke-24, Dasawarsa 2330-an SM : Sejarah mencatat pendirian Kerajaan Korea dengan nama Go-Joseon. Gojoseon atau Joseon Kuno (700-108 SM) adalah kerajaan Korea yang pertama. Berdasarkan Dongguk Tonggam, catatan sejarah Joseon yang dikompilasikan pada tahun 1485, menuliskan, Dangun mendirikan Joseon bertepatan dengan tahun ke-50 masa pemerintahan Kaisar Yao pada zaman Cina kuno (memerintah antara 2357 SM-2256 SM). Samguk Yusa, babad sejarah dan mitos yang mengutip kitab sejarah Cina juga menuliskan tanggal yang sama.

Bacaan Lainnya

03 Oktober 1890 : Sejarah mencatat ditemukannya Asteroid 300 Geraldina oleh Auguste Charlois. 300 Geraldina adalah asteroid sabuk utama yang ditemukan di Nice.

03 Oktober 1929 : Sejarah mencatat bergantinya nama Kerajaan Serbia, Kroasia dan Slovenia menjadi Yugoslavia. Yugoslavia (berarti “Slavia Selatan”) merupakan sebuah negara yang pernah ada di daerah Balkan, di sebelah tenggara Eropa, dari tahun 1918 sampai tahun 2003. Dalam perjalanannya, negara ini pernah berbentuk kerajaan dan republik. Negara ini beribu kota di Beograd.

03 Oktober 1932 : Sejarah mencatat merdekanya Irak dari Britania Raya. Irak atau Republik Irak adalah sebuah negara di Timur Tengah atau Asia Barat Daya, yang meliputi sebagian terbesar daerah Mesopotamia serta ujung barat laut dari Pegunungan Zagros dan bagian timur dari Gurun Suriah. Negara ini berbatasan dengan Kuwait dan Arab Saudi di selatan, Yordania di barat, Suriah di barat laut, Turki di utara, dan Iran di timur. Irak mempunyai bagian yang sangat sempit dari garis pantai di Umm Qashr di Teluk Persia. Irak mempunyai sejarah yang kaya. Kini Irak termasuk negara berkembang di tengah-tengah perang saudara.

Baca Juga :   Hari Ini Dalam Sejarah Dunia

03 Oktober 1935 : Sejarah mencatat Italia melakukan invasi terhadap Ethiopia, sebuah negara yang terletak di Afrika. Ethiopia mempunyai salah satu sejarah terlengkap sebagai negara merdeka dan tertua di dunia di benua tersebut. Kawasan Ethiopia juga merupakan salah satu tempat peradaban yang terawal di dunia. Pemerintahan Ethiopia pertama dibentuk sekitar tahun 980 SM dan menerima agama Kristen pada abad ke-4 M. Negara ini cukup unik jika dibandingkan dengan negara-negara Afrika lainnya karena tidak pernah dijajah selama masa Perebutan Afrika dan terus merdeka hingga tahun 1936 saat pasukan Italia menguasai negara tersebut.

03 Oktober 1943 : Sejarah mencatat Jepang membentuk pasukan pemuda yang dipanggil Giyugun di Sumatra. Giyugun berasal dari kata Giyu (sukarela) dan Gun (barisan atau tentara). Tidak seperti Heiho yang mengikuti aturan tentara Jepang, Giyugun memiliki Undang-undangnya sendiri. PETA juga termasuk Giyugun tetapi hanya merujuk pada Giyugun yang dibentuk di Pulau Jawa. Perbedaan lainnya bahwa pangkat tertinggi Giyugun Sumatra adalah Letnan I, sedangkan di PETA adalah Kapten.

03 Oktober 1960 : Sejarah mencatat Niger meraih kemerdekaan dari Prancis. Republik Niger adalah sebuah negara yang terkurung oleh daratan di bagian barat Afrika. Niger berbatasan dengan Nigeria dan Benin di sebelah selatan, Mali di barat, Aljazair dan Libya di utara, dan Chad di sebelah timur. Nama negara ini diambil dari Sungai Niger. Ibu kotanya ialah Niamey. Niger adalah negara berkembang, dan merupakan negara dengan urutan ke-188 Indeks Pembangunan Manusia PBB.

03 Oktober 1965 : Sejarah mencatat ditemukannya mayat-mayat korban peristiwa Gerakan 30 September di Lubang Buaya, sebuah tempat di kawasan Pondok Gede, Jakarta. Secara spesifik, sumur Lubang Buaya terletak di Kelurahan Lubang Buaya di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Baca Juga :   Hari Ini Dalam Sejarah Dunia

03 Oktober 1990 : Sejarah mencatat bersatunya kembali Jerman Barat dan Jerman Timur.

03 Oktober 1998 : Sejarah mencatat Sri Sultan Hamengkubuwono X menjadi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta menggantikan Sri Paku Alam VIII. Sri Sultan Hamengkubuwono X mulai menjabat sebagai Gunernur DIY pada 03 Oktober 1998 sampai dengan sekarang. Ia dinobatkan sebagai Raja Yogyakarta yang ke-10 pada 07 Maret 1989. Ditetapkan sebagai Gubernur DIY dengan masa jabatan 1998-2003, Hamengkubuwono X tidak didampingi Wakil Gubernur. Pada tahun 2003 ia ditetapkan lagi, setelah terjadi beberapa pro-kontra, sebagai Gubernur DIY untuk masa jabatan 2003-2008. Kali ini ia didampingi Wakil Gubernur yaitu Paku Alam IX. Sebagai Gubernur, ia tidak menguber penghargaan dan piagam pengakuan. Menurutnya, peradaban kota memerlukan sentuhan kasih dan hati nurani.

(Sumber: wikipedia.org)

Pos terkait