Kualitas Cengkih Kurang Baik, Begini Tanggapan Kadis Pertanian Boltim

  • Whatsapp

AKSARA, Boltim – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Bolaang Mongondow Raya (BMR) khususnya Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) beberapa hari ini, rupanya memberi dampak signifikan terhadap kualitas buah cengkih.

Tak ayal, para petani cengkih pun mengeluh dan meminta solusi kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Boltim, untuk melakukan tindakan yang bisa meminimalisir dampak penurunan kualitas buah cengkih.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap, ada solusi dari dinas terkait, untuk bagaimana agar cengkih tidak menurun secara kualitas. Karena jika cengkih tidak kering, dipastikan harganya ikut anjlok,” keluh petani cengkih.

Menyikapi hal tersebut, kepala dinas Pertanian Boltim, Mat Sunardi mengungkapkan bahwa, saat ini pihaknya belum dapat melakukan tindakan apapun sebab masih terkendala anggaran yang terbatas.

“Kami juga merasa prihatin atas hasil panen cengkih kali ini. Sampai saat ini pun kami belum bisa melakukan tindakan apapun karena anggaran tidak mencukupi. Anggaran yang kami miliki sampai bulan Desember nyaris nol (Rp.0),” ungkap Sunardi, Senin (27/07/2020) siang tadi.

Lebih lanjut. Sunardi saat disambangi wartawan Aksaranews.com di ruang kerjanya menuturkan, jika tidak terkendala anggaran, maka pihaknya telah melakukan pengadaan mesin pengering cengkih sebagai solusi untuk para petani.

“Padahal, jika anggaran masih memungkinkan, kami akan melakukan pengadaan mesin pengering cengkih untuk petani. Semoga kedepan, apa yang menjadi salah satu kebutuhan petani akan kami upayakan. Semua tergantung anggaran,” ucapnya.

Dia pun meminta kepada para petani, agar ikhlas dan tabah dalam menghadapi masa panen yang dinilai kurang baik, apalagi di tengah – tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 ini.

Baca Juga :   Pеnуаіr Hujаn Bulаn Juni Sараrdі Djoko Dаmоnо Tutup Uѕіа

“Harus ikhlas dan tabah dalam menghadapi masa panen yang kurang baik ini. Karena ada yang lebih penting untuk diutamakan terlebih dahulu keselamatannya, yaitu keselamatan rakyat dalam melawan pandemi Covid-19 saat ini,” tandasnya.

Pewarta: Fichi | Editor: Redaksi

Pos terkait