Masih “Sakti”, Sekwan Manado terima surat DeSon CS

  • Whatsapp
Mantan Ketua Golkar Manado, Danny Sondakh (tengah) didampingi mantan Sekretaris Golkar Manado, Dolfie Mamengko (kanan)

Manado, aksaranews.com Mantan ketua dewan kota Manado, periode 2009-2014 Danny Sondakh buktikan dirinya masih “sakti” sebagai ketua Golkar DPD II Manado.

Hal ini diketahui setelah surat yang di tujukan ke sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ramai beredar di media sosial.

Bacaan Lainnya

Yang lebih mengagetkan lagi surat tersebut ditandatangani langsung oleh Danny Sondakh Selaku Ketua dan Rudolf Mamengko selaku sekretaris DPD II Golkar Manado.

Dari informasi yang diperoleh, ketua fraksi Golkar, Sonny Lela pun mengakui adanya surat tersebut yang diterima, Rabu, (07/04/2021) sore dan sudah diketahui fraksi yang selanjutnya surat tersebut sudah disampaikan ke sekretaris DPRD kota Manado.

“Memang benar adanya surat tersebut dan sudah kami terima tadi sore yang selanjutnya surat sudah di sampaikan ke sekretaris dewan kota Manado”, tutur legislator dapil Singkil Mapanget ini.

Adapun surat tersebut, tertanggal 5 April 2021 dengan nomor surat, 01/PG-MDO/IV/2021 tentang penundaan administrasi (iuran anggota) anggota fraksi Golkar DPRD Kota Manado” yang ditanda tangani Danny Sondakh Selaku ketua dan Rudolf Mamengko selaku sekretaris DPD II Golkar Manado.

Menurut salah satu pemerhati partai Golkar kota Manado yang tidak mau namanya di publish, bahwa akan timbul masalah lain lagi ditubuh Golkar Manado, karena sampai saat ini gugatan DeSon CS tentang pelaksanaan musda X Golkar Manado, masih disidangkan di Mahkamah Partai dan masih menunggu putusan.

“Akan hal ini menurut saya bisa menimbulkan masalah lain lagi ditubuh partai Golkar Manado, karena sepengetahuan saya sampai saat ini gugatan DeSon CS tentang pelaksanaan musda X Golkar Manado masih disidangkan di Mahkamah Partai dan masih menunggu putusan dan patut ditunggu reaksi dari DPD I Golkar Sulut seperti apa menanggapi persoalan ini”, terangnya.

Ia pun sangat menyayangkan sikap yang ditunjukan dari Danny Sondakh ini, menurutnya, Deson sudah tidak ada hak lagi untul mengintervensi atau pun mencampuri urusan fraksi partai Golkar yang ada di DPRD Manado, karena mengingat dirinya sudah bukan lagi ketua DPD II Golkar Manado.

“Kami sebagai pecinta partai Golkar sangat menyayangkan apa apa yang dilakukan oleh Deson ini, Deson sebagai politisi senior seharusnya memahami situasi partai Golkar saat ini, bukan malah lebih akan merusak tatanan partai dengan mencampuri urusan partai Golkar yang ada di DPRD Manado, tentunya sikap dari Deson ini akan menimbulkan dualisme kepengurusan.

Karena yang kita ketahui bersama, Deson ini masa jabatannya sebagai ketua Golkar Manado sudah usai, dan walaupun saat ini status kepengurusan DPD II Golkar Manado yang di pimpin oleh Ketua Maykel Damapolii sedang ditunda kepengurusannya, tidak serta merta itu membuat Deson kembali menjadi ketua Golkar Manado,” kuncinya.

Pewarta: Charly | Editor: Redaksi

Pos terkait