Pasca Banjir, Bupati Bantaeng Gandeng Forkopimda Siapkan Tiga Titik Dapur Umum Tangani Pengungsi

  • Whatsapp

Bantaeng – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menyiapkan sebanyak tiga titik dapur umum untuk menangani para pengungsi korban banjir yang saat ini sangat membutuhkan perhatian.

Ketiga titik dapur umum tersebut masing – masing di posko BSB, tepat di lapangan Futsal, Jalan Delima, Aula Bhayangkari dan sudah mulai beroperasi, Sabtu (13/06/2020).

Bacaan Lainnya

Bupati Bantaeng, DR. H. Ilham Azikin saat meninjau lokasi pengungsian korban banjir mengatakan bahwa, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) untuk bekerja sama melakukan penanganan membantu pengungsi pasca banjir.

“Saat ini kami sudah menyiapkan dapur Umum kapasitas 2.000 porsi untuk pengungsi Korban Banjir”, kata Bupati Ilham Azikin sembari menambahkan jika, sejumlah relawan baik dari dalam maupun luar Daerah sudah mulai berdatangan untuk membantu penanganan pasca banjir, demikian pula beberapa alat berat telah dikerahkan untuk penanganan material yang menutupi badan jalan.

Menyikapi bencana banjir tersebut, Gubernur Provinsi Sulsel, Prof H M Nurdin Abdullah  menyampaikan keprihatinannya dan meminta kepada Pemda Bantaeng agar terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Sulsel untuk bantuan dalam bentuk keuangan.

“Kita harus hadir untuk menyelesaikan masalah di masyarakat. Mohon Bagian Keuangan di Bantaeng untuk koordinasi dengan Bagian Keuangan di Pemprov,” pinta Nurdin Abdullah, saat melakukan peninjauan ke lokasi banjir yang saat itu didampingi oleh Bupati Ilham Azikin.

Baca Juga :   Pemkab Bantaeng Mulai Salurkan BLT Bagi Warga Terdampak COVID-19

Dirinya menegaskan sekaligus berharap, agar Pemda segera melakukan langkah – langkah kongkrit untuk membuat situasi dan kondisi berjalan seperti sedia kala dan mempercepat segala sesuatu yang dibutuhkan masyarakat yang terkena musibah.

“Tidak usah tunggu-tunggu, langsung saja kerjakan, supaya masyarakat langsung menikmati, langsung tahu bahwa pemerintah hadir. Pemerintah provinsi hadir, pemerintah pusat hadir, pemerintah kabupaten hadir, pemerintah hadir untuk masyarakat kita,” pungkasnya.

Pewarta: Ramli │ Editor: Redaksi

Pos terkait