Peduli Pendidikan, Kades Pattallassang Pantau Proses Belajar Siswa di Rumah

  • Whatsapp

AKSARA, Bantaeng – Kepedulian Kepala Desa (Kades) Pattallassang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Subhan, SE, MM terhadap dunia Pendidikan tak perlu diragukan lagi.

Pasalnya, ditengah – tengah kesibukannya atas tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin Desa, dia masih menyempatkan diri untuk melakukan pemantauan sekaligus pengawasan terhadap proses belajar siswa – siswi Sekolah Dasar (SD) di rumah.

Bacaan Lainnya

Salah satu rumah warga yang menjadi sasaran pemantauan dan pengawasannya pada, Selasa (04/08/2020) sekisar pukul 10.49 wita tadi pagi yakni, kediaman milik Ibu. Hj. Hasma, S.Pd.I, seorang Guru SD yang tempat tinggalnya berada tepat di depan Kantor Desa Pattallassang.

Dalam pantauannya, Subhan menjelaskan tentang pelaksanaan pembelajaran secara online, dimana syarat utamanya adalah siswa harus terhubung ke Internet.

“Para siswa diaktifkan belajar dari rumah secara daring atau online. Tapi guru tetap memantau kegiatan belajar siswa melalui WA dan video call. Dengan begitu, proses belajar siswa akan tetap berjalan karena diawasi guru lewat video call itu,” jelas Subhan

Lebih lanjut dia terangkan, dengan dilaksanakannya proses belajar secara daring ini, maka sangat diperlukan peran orang tua untuk mendampingi anak – anaknya belajar di rumah.

“Sedangkan guru memantau dengan video call, sehingga, para guru dapat memastikan anak murid memang sedang belajar,” terangnya.

Menurut Subhan, proses belajar di rumah bagi peserta didik dapat menghindarkannya dari tempat – tempat keramaian seperti mall, warnet, dan lain sebagainya. Selain itu, akan terbiasa budaya mencuci tangan dengan memakai sabun yang dibilas dengan air mengalir.

Baca Juga :   Warga Desa Pattallassang Nikmati Dua Titik Sumber Air Bersih

Dirinya juga berharap kepada seluruh Sekolah yang ada di desa Pattallassang, agar dapat menugaskan tenaga pendidiknya untuk memantau langsung kegiatan belajar di rumah bagi peserta didik.

“Ini dimaksudkan untuk mencegah penularan virus corona, yang sudah menyebar ke mana-mana. Kepada Guru dan Orangtua siswa agar tetap mengawasi siswanya dalam proses belajar secara daring ini,” ucap Subhan dengan penuh harap.

Sementara itu, salah satu Guru Sekolah Dasar (SD) Inpres Puro’ro, Wahyuni S.Pd.I, mengatakan, meski proses belajar secara online tidak berhadapan langsung, namun tatap muka dengan guru bisa dilakukan dengan video call, sehingga tidak mengurangi minat siswa dalam belajar.

“Ini bagian dari cara memanfaatkan teknologi untuk kemajuan pendidikan. Tetapi orang tua tetap perlu memberikan pengawasan agar anak-anak tidak menyalahgunakan telepon genggamnya,” kata Wahyuni

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait