Petani Asal Bantaeng Sukses Kembangkan Cabai di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

Bantaeng – Di tengah wabah pandemi Corona Virus Disease atau COVID-19 yang melanda Indonesia, tak menghalangi para petani untuk mengolah hasil bumi dengan berkebun.

Yunus, salah satunya. Petani millenial asal kelurahan Onto, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, sukses kembangkan tanaman cabai besar varitas darmais F1, yang ditanam dalam satu lahan.

Bacaan Lainnya

Cara ini merupakan metode baru yang digunakan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian.

Yunus memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 1 hektar miliknya, untuk dapat memproduksi hampir puluhan karung Cabe Besar Varitas Darmais F1.

“Cabai Besar Varitas Darmais F1 yang ditanam ini mengunakan metode baru dengan kualitas tanaman yang sangat bagus, kualitas cabainya,” ujar Yunus.

Yunus menjelaskan, untuk menghasilkan kualitas yang baik dalam proses ditanam dengan sistem mulsa, menggunakan dua lubang untuk tanaman cabai besar.

“Mulsa diberikan dua lubang dalam tanaman cabai,” Kata Yunus.

Dengan modal tanam untuk 1 jenis tanaman sebesar Rp30 juta, Yunus menaksirkan sekitar Rp75 juta untuk 1 kali panen tanaman cabai disesuaikan dengan harga cabai setiap musim panenya.

“Modalnya cabai besar Rp30 juta, jika dipanen mampu mengasilkan hingga diatas Rp75 juta juta,” ujarnya.

Berkat kesuksesannya dalam mengembangkan cabai besar Varitas Darmais F1 dalam memanfaatkan lahannya, sejumlah petani mulai mengikuti jejak Yunus, menjadi petani cabai Sukses.

Saat ini sudah ada sekitar lebih dari 1 hektar lahan yang dijadikan lahan cabai besar oleh petani lainnya.

“Sekarang banyak yang ikut menanam Cabai Basar, banyak petani yang pesan bibit ketempat saya,” ucap Yunus.

Baca Juga :   Polres Bantaeng Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Yang Terdampak COVID-19

Sementara itu, Tokoh Pemuda, Muh. Nasrun Jamal yang ikut menyaksikan perkembangan cabai besar Varitas Darmais F1 mengatakan, ini akan menjadikan inovasi bagi para petani cabai tersebut sebagai study yang akan disosialisasikan keseluruh petani di Kabupaten Bantaeng.

Harapannya mampu meningkatkan produktifitas cabai besar untuk daerah-daerah yang dapat dikembangkan.

“Kami juga dapat menginformasikan ke masyarakat, melalui sosialisasi kami ini akan diteruskan ke petani lainnya agar menjadi contoh,” tandas Nasrun Jamal.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda Akan berakhirnya wabah COVID-19, maka dari itu mari kita sama-sama tetap berikhtiar kepada Allah SWT semoga wabah ini berakhir dengan cepat.

Peliput: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait