Pimpin Rapat Kerja, Sehan Landjar: Perangkat Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

  • Whatsapp
Pimpin Rapat Kerja, Sehan Landjar: Perangkat Desa Jangan Terlibat Politik Praktis
Pimpin Rapat Kerja, Sehan Landjar: Perangkat Desa Jangan Terlibat Politik Praktis (AKSARA Foto/Riswan Hulalata)

Boltim, aksaranews.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar, SH usai melaksanakan cuti kampanye sebagai peserta calon wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) kembali melaksanakan tugas sebagai Bupati devinitif, Senin (07/12/2020).

Bupati Sehan Landjar usai memimpin apel perdana seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Boltim, dilanjutkan dengan memimpin rapat kerja yang diikuti oleh Camat, Sangadi, Sekdes, Aparat, Ketua dan anggota BPD se Kabupaten Boltim bertempat di aula lantai 3 kantor Bupati Boltim.

Dalam rapat kerja Sehan Landjar menyampaikan kepada kepala desa atau sangadi, aparat dan BPD agar bekerja saja sesuai tugas dan fungsi masing masing.

“Selama ini saya tidak pernah mengajarkan bapak ibu untuk berpolitik praktis, karena  saya ingin mendidik kalian secara baik, tidak pernah mengarahkan untuk mendukung saya dalam urusan politik, tidak menggiring ke dunia politik karena itu urusan saya sebagai politisi, hanya minta agar bekerja saja secara baik,” tegas Sehan Landjar.

Sebagai pejabat pembina kepegawaian, Sehan Landjar menginginkan seluruh perangkat pemerintahan desa bekerja optimal dengan memperbaiki administrasi serta pelaksanaan program dan kegiatan agar tidak ada yang bermasalah.

“Saya minta berkaitan dengan anggaran kesejahteraan rakyat dan pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19 agar dikelola dengan baik. Dalam pengelolaan Dana Desa saya mau agar tidak ada masalah. Ketua-ketua BPD agar mengevaluasi pengelolaan DD karena ketua BPD juga ikut bertanggung jawab, BPD harus paham perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan di desa,” ujarnya.

Ia juga terus melakukan komunikasi bersama sekda, para asisten, dinas PMD, Bagian Tapem seluruh camat agar para sangadi dibantu adminstrasi keuangan desa harus bagus dan dalam penyusunan laporan tahunan pada tanggal 31 Desember sudah  selesai atau paling lambat tanggal 10 dampai dengan 15 Januari 2021.

Baca Juga :   Jelang Masa Tenang, Paslon Diminta Tertibkan APK Secara Mandiri

“Makanya semua aparat diberdayakan agar semua cepat selesai sampai batas waktu yang di tentukan. Jadi kalau ada kekosongan aparat itu segera diisi,” ucap Eyang sapaan kecil Sehan Landjar.

Turut hadir pada acara tersebut, Sekretaris Daerah Ir. Sonny Warokkah PhD, para asisten, kepala Dinas/Badan, para camat, sangadi, aparat dan BPD. (*)

Penulis: Riswan │ Editor: Redaksi

Pos terkait