Polres Bantaeng Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Rosmini

  • Whatsapp

Bantaeng – Kepolisian resort (Polres) Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan ungkap penangkapan pelaku pembunuhan Rosmini (18t), berdasarkan Laporan polisi: LP/15/V/2020/RES.BTG (Model A) Pada Tanggal 09 Mei 2020 lalu, dengan lokasi TKP kejadian di Desa Pattaneteang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng.

Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri ST,SH,MH menyampaikan bahwa, Pelaku yang berhasil diamankan dari lokasi kejadian oleh personil polres bantaeng sebanyak 9 orang anggota keluarga yang terdiri dari orang tua dan sauadara korban, inisial D 50 tahun, Inisial A 50 tahun, inisial R 30 tahun, Inisial H 28 tahun, Inisial N 2 tahun, Inisial A 20 tahun, S 14 tahun, Inisial A 40 tahun dan Inisial R 24 tahun.

Sementara dari hasil pemeriksaan terhadap Sembilan orang yang diamankan pihak Polres tersebut diatas, penyidik menetapkan dua orang kakak korban sebagai tersangka dengan inisial R 30 tahun dan inisial A 20 tahun.

“Kedua pelaku adalah saudara korban yang ditetapkan sebagai tersangka atas peranannya sebagai pembunuhan korban inisial R 18 tahun yang mengakibatkan Korban meninggal dunia dengan menggunakan parang dan kayu. Motif Pembunuhan yang terungkap adalah masalah Siri keluarga merasa malu,” kata Kapolres saat konferensi pers, Rabu (13/05/2020).

Lebih lanjut kapolres menjelaskan, adanya spekulasi tersebut berawal dari ditemukannya darah korban dalam sebuah nampan dan muncul rumor seluruh keluarga harus meminumnya dengan tujuan tertentu.

“Sementara itu proses pembunuhan dilakukan di lantai atas yang mana dibawah ruang kamar itu adalah dapur. Ya nampan itu kebetulan ada di bawah sana sehingga darah jatuh tepat masuk ke nampan dan ada juga berserakan di lantai,” ujar AKBP Wawan Sumantri.

 

Hasil Pemeriksaan Psikiater Terhadap Kesembilang Orang Terpriksa

Dari hasil pemeriksaan psikiater didapatkan hasil bahwa seluruh terperiksa dalam keadaan sehat kejiawaannya, kecuali perempuan Anis (ibu dari koban) dengan hasil tidak ditemukan gejala atau gangguan jiwa berat namun didapatkan tanpa dan gejala episode Depresi yang dapat diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga :   Pemkab Bantaeng Ketambahan 5 Unit Kendaraan Penunjang Layanan Publik

“Ancaman hukuman, Pasal 80 Ayat (3), Pasal 76c UU RI No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dan Pasal 340 Jo Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55, 56 KUHP pidana,” ujar Kapolres Bantaeng.

Lebih lanjut, AKBP Wawan Sumantri menghimbau kepada masyarakat jangan mudah percaya dengan hal-hal yang diluar penyampaian pihak resmi dalam hal ini penyidik.

Penyidik akan menyampaikan fakta-fakta kepada publik melalui media. Banyak berita berita miring atau hoaks yang berkembang di masyarakat sehingga masyarakat susah membedakan antara penyampaian media dan pihak Resmi,” Tutupnya.

Peliput: Ramli │ Editor: Redaksi

Pos terkait