PSBB Dinilai Jadi Penyebab Lonjakan Tagihan Rekening Listrik

  • Whatsapp

Ternate – Penetapan  Sosial Berskala Besar (PSBB) dan imbauan Pemerintah kepada masyakat untuk tetap di rumah dan mengurangi aktivitas publik, nampaknya berpengaruh pada perubahan perilaku masyarakat dalam hal durasi penggunaan alat elektronik, tak pelak  konsumsi listrik masyarakat pun meningkat.

Seperti yang dijelaskan oleh Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero UP3 Ternate, Gamal R. Kambey saat bersua dengan Media ini pada, Jumat (12/06/2020) siang tadi bahwa, Akibat dari aktivitas masyarakat yang lebih banyak di rumah saat pandemi  Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini, tentu akan berpengaruh juga terhadap konsumsi listrik masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kita ketahui pada saat pandemi Covid 19 dengan protokol Social Distancing dan untuk memutus mata rantai penularan Covid 19 dari pelanggan ke petugas maupun sebaliknya, maka PLN mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan proses pencatatan meter ke pelanggan, dan rekening pelanggan bulan April dan Mei digantikan dengan cara merata-ratakan pemakaian pada 3 bulan sebelumnya yakni Januari, Februari dan Maret,” jelas Gamal

Menurutnya, Mekanisme penghitungan rata-rata tersebut mengakibatkan terjadinya selisih antara jumlah pemakaian listrik yang digunakan oleh Pelanggan dengan jumlah yang ditagihkan oleh PLN.

Sehingga akan ada Pelanggan yang membayar tagihan listrik tidak sesuai dengan jumlah konsumsi listrik yang digunakan, untuk itu PLN akan melakukan penyesuaian jika Petugas PLN sudah melakukan pencatatan meter kembali.

Dirinya menerangkan, jika sebelum pada bulan April 2020 pihaknya rutin melakukan pengecekan dan pencatatan angka stand terakhir pada kWh meter pelanggan Pascabayar yang merupakan pemakaian sesungguhnya dari pelanggan.

Baca Juga :   Vаkѕіn Covid-19 Grаtіѕ, Prеѕіdеn Jоkоwі Jаdі yang Pеrtаmа Pеnеrіmа Vаkѕіn Cоvіd-19

Hasil dari stand meter terakhir itu akan di upload dan diverifikasi secara otomatis oleh sistem terpusat PLN hingga terbit rekening listrik pada bulan berjalan.

“Maka dari itu jika Pelanggan merasa terjadi lonjakan tagihan listrik di bulan juni ini, berarti jumlah tagihan rekening di bulan April dan Mei yang telah dibayar oleh pelanggan kurang dari jumlah yang seharusnya. Maka di Juni ini kita tagih yang kurang tersebut,” terangnya.

Gambal juga menambahkan bahwa, Lonjakan tagihan rekening bulan ini bukan dikarenakan oleh kenaikan Tarif dasar listrik, adapun Tarif Dasar Listrik tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2017.

Untuk Informasi tambahan, Sebagai upaya keterbukaan informasi dan transparansi publik terkait tagihan rekening listrik bulan Juni, Pelanggan dapat melakukan klarifikasi tagihan ke Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat.

Adapun data informasi yang harus disiapkan oleh Pelanggan adalah identitas diri (KTP/KK/SIM/Passport), Foto angka meter terakhir, nomor ID Pelanggan dan struk pembayaran tagihan rekening listrik bulan terakhir.

Peliput: Sadan | Editor: Redaktur

Pos terkait