Sambut Natal, Desa Talaitad Raya “Bersinar” Bak Kota Modern

  • Whatsapp
Sambut Natal, Desa Talaitad Raya "Bersinar" Bak Kota Modern

Manado, aksaranews.com — Hiruk pikuk Riuh pilkada masih terasa hangat sampai saat ini. Tapi tidak bagi warga desa yang ada di Timur ibu kota Minsel, Amurang, Talaitad Raya (Desa Talaitad dan Talaitad Utara).

Keriuhan pilkada 2020 yang banyak menimbulkan perbedaan pandangan diantara sesama warga seolah-olah hilang dalam sekejap ketika para warga dengan kesibukan masing-masing mempersiapkan sukacita merayakan Natal.

Bacaan Lainnya

Meskipun ditengah-tengah pandemi covid-19 tapi warga tetap terlihat antusias dalam menyambut Natal saat ini. Kesiapan ini bukan tentang aneka kue, ataupun makanan yang sudah menjadi tradisi disetiap tahunya, tapi ada yang unik yang dilakukan warga saat ini.

Warga Talaitad Raya begitu antusias menghiasi rumah-rumah bahkan sampai pada ruas-ruas jalan yang ada dengan warna warni lampu hias yang identik dengan suasana Natal, yang membuat suasana di kedua desa ini lain dari pada desa-desa tetangga.

Dihubungi via ponsel, 22/12/2020 penjabat hukum tua desa Talaitad, Jefry Weol dalam keterangannya mengatakan kegiatan ini merupakan pergerakan sporadis dari masyarakat desa ditengah-tengah pandemi saat ini.

“Ini merupakan pergerakan sporadis dari warga untuk memperindah desa, tanpa ada program bahkan tanpa instruksi dari pemerintah desa, ini murni inisiatif dari seluruh masyarakat desa,” Tukas lelaki yang memulai karir di pemerintahan sebagai sekretaris desa ini.

Ditambahkan kumtua Jefry, bahwa banyak perbedaan yang timbul dikalangan masyarakat menjelang dan saat pesta demokrasi, tapi semua perbedaan itu seketika hilang dengan sukacita menyambut Natal, apalagi dengan semangat ‘Mapalus’ (Gotong Royong) kemajemukan terlihat begitu nyata dan kebersamaan terus tercipta antar sesama warga.

Baca Juga :   Desa Liberia Timur Boltim Nominasi Kampung Tangguh Nusantara, Calon Wakil Sulut Tingkat Nasional

“Pesta demokrasi yang baru saja dilaksanakan begitu banyak menimbulkan perbedaan pandangan diantara sesama warga desa, tapi semua perbedaan itu seketika hilang karena sukacita menyambut Natal dan semangat Mapalus, sehingga kemajemukan begitu nyata dan kebersamaan terus tercipta diantara sesama warga desa,” Terang suami tercinta Helda Ngajow ini.

Menurut keterangan warga, ada kebanggaan dari apa yang ditampilkan oleh masyarakat Talaitad Raya ini, karena banyak mendapatkan apresiasi dari warga luar desa sehingga banyak orang yang dengan antusias datang untuk melihat suasana desa, apalagi diwaktu malam yang banyak dihiasi lampu Natal.

“Kami merasa bangga dengan tampilan baru desa kami, apalagi ada warga dari luar desa yang dengan antusias datang berkunjung untuk melihat suasana desa apalagi diwaktu malam. Ini merupakan bukti bahwa kerja sama kami diapresiasi oleh warga yang ada disekitar desa Talaitad dan Talaitad Utara,” Tutur Lani Sorongan yang turut diiyakan Tommy Pomantow, warga sekitar.

Senada, Camat Suluun Tareran, Veky Rondonuwu lewat postingan diakun salah satu media sosial miliknya, memberikan apresiasi kepada warga desa Talaitad Raya, pimpinan denominasi Gereja bahkan pemerintah desa dan berharap Desa Talaitad Raya disetiap akhir tahun akan menjadi desa Wisata Natal dan Tahun baru.

“Atas nama pemerintah kecamatan Suluun Tareran memberikan apresiasi kepada masyarakat desa Talaitad Raya, pimpinan denominasi Gereja bahkan pemerintah desa dan berharap suasana ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang yang menjadikan desa Talaitad Raya sebagai Desa Wisata Natal dan Tahun Baru,” tulis camat yang gemar menyanyi ini di salah satu akun media sosialnya miliknya.

Pewarta: Charly | Editor: Redaksi

Pos terkait