Sempat Diguyur Hujan, PMI Dan PPI Boltim Tetap Galang Dana Untuk Korban Banjir Bolmong dan Bolsel

  • Whatsapp
Sempat Diguyur Hujan, PMI Dan PPI Boltim Tetap Galang Dana Untuk Korban Banjir Bolmong dan Bolsel

AKSARA, Boltim – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan penggalangan dana sebagai bentuk kemanusiaan terhadap korban banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bolsel dan Bolmong, Selasa (28/07/2020).

Kepala markas PMI Boltim, Rio Indra Gaib mengatakan, curah hujan yang tinggi di Bolaang Mongondow Raya (BMR) sehingga beberapa kabupaten terkena bencana alam banjir bandang dan sekarang sangat membutuhkan uluran tangan dari banyak pihak.

“Ini adalah aksi peduli bencana yang sedang terjadi di kabupaten Bolaang Mongondow dan Bolsel, ini merupakan kegiatan penggalangan dana serta sumbangan apapun yang dilaksanakan oleh PMI juga bekerjasama dengan PPI Boltim,” ucap Rio Gaib.

Kata Rio, kegiatan ini merupakan tahap awal dan akan dilakukan selama 3 hari kedepan. Bantuan yang terkumpul pun rencannya akan disalurkan langsung ke lokasi bencana serta melakukan aksi bersih-bersih.

Meski diguyur hujan, Rio bersama dengan pengurus PPI lainnya, tetap terlihat antusias dalam melaksanakan aksi penggalangan dana tersebut.

“Tidak apa-apa meski kami harus diguyur hujan, karena apa yang saudara-saudara kita di Bolsel juga Bolmong rasakan lebih dari yang kami rasakan sekarang ini,” ucap Rio yang bertahun-tahun menjadi relawan PMI Boltim.

Sementara itu, Ketua PPI Boltim Edwin Damopolii meminta kepada masyarakat Kabupaten Boltim, dengan aksi kemanusiaan ini warga bisa ikut memberikan uluran tangan mereka, kepada korban yang terkena bencana alam yang terjadi di bolaang mongondow raya.

“Kami berharap kepada seluruh masyarakat Boltim, kiranya dapat ikut berpartisipasi dalam kegitan ini, karna selain bantuan ekonomi, kami juga membutuhkan bantuan berupa pakaian, makanan instan, dan air minum untuk para korban banjir bandang tersebut,” tutup Edwin Damopolii sembari mengatakan uang hasil penggalangan dana terlebih dahulu disemprot disinfektan sebelum diserahkan.

Baca Juga :   Pelanggar Protokol Kesehatan di Boltim Bakal Disanksi Lebih Tegas

Peliput: Fichi │ Editor: Redaksi

Pos terkait