Tatap 2024, Golkar Manado Gelar Konsolidasi di 11 Kecamatan

  • Whatsapp

Manado, aksaranews.comMeski harus menelan pil pahit karena kalah telak pada perhelatan pemilihan serentak kepala daerah tahun 2020 kemarin, tak membuat Golkar Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Golkar Manado patah arang.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Manado dibawah kepemimpinan Meykel Damapolii terus bergeliat melakukan konsolidasi di 11 kecamatan di kota Manado.

Bacaan Lainnya

Hal ini terbukti ketika gelaran musyawarah kecamatan terus dilakukan untuk melengkapi kepengurusan yang ada bahkan menyasar sampai kepengurusan yang ada di tingkat kelurahan.

“Konsolidasi di 11 kecamatan sampai ke 87 kelurahan akan terus kita giatkan, hal ini semata mata untuk melengkapi kepengurusan yang ada, karena salah satu titik lemah pada perhelatan pilkada kemarin dikarenakan tidak terkoordinir dengan baik kepengurusan yang ada di tingkat kecamatan sampai pada tingkat kelurahan, sehingga komunikasi tidak berjalan dengan baik,” tutur Vian Walintukan selaku ketua harian Partai Golkar Manado.

Senada juga dikatakan sekretaris Golkar Manado, Rubby Rumpesak. Menurutnya yang menjadi catatan penting bahwa, terbentuknya pengurus pada tingkat kecamatan menghasilkan beberapa poin penting yang tertuang dalam rekomendasi musyawarah ditiap tiap kecamatan.

“Konsolidasi dalam rangka pembentukan kepengurusan yang ada di kecamatan-kecamatan hingga tingkat kelurahan adalah target awal dalam rangka melaksanakan program sebagaimana putusan rapat pleno awal terbentuknya kepengurusan DPD II Golkar Manado.

Sehingga komunikasi satu arah pengurus DPD II, pengurus kecamatan sampai pengurus yang ada di kelurahan dapat berjalan dengan baik dan dapat menyasar sampai kepada kader maupun simpatisan,” ucap ketua AMPG Sulut ini.

Dihubungi terpisah pada selasa kemarin, disela-sela pelaksanaan Musyawarah kecamatan Singkil, wakil sekretaris bidang  OKK Golkar Manado, Joseb Manahampi menuturkan, menghadapi kontestasi politik pada tahun tahun mendatang hal tersebut akan menjadi daya dorong untuk mencapai target pada perhelatan pesta demokrasi pada tahun 2024.

“Rekomendasi ini dibuat bukan tanpa dasar, karena poin-poin yang ada merupakan sasaran untuk menghadapi kontestasi politik pada tahun tahun mendatang sehingga hal ini akan menjadi daya dorong untuk mencapai target pada perhelatan pesta demokrasi pada tahun 2024, dan kami optimis ini akan menjadi titik balik dari kejayaan partai Golkar kedepan. Tutur Ara, sapaan akrab Joseb Manahampi yang didampingi kader lainnya, Adolf Budiak.

Adapun sesuai hasil evaluasi, dari 11 kecamatan yang ada, 5 kecamatan diantaranya sudah memiliki nahkodanya masing-masing, diantaranya :

Kecamatan Mapanget, Gerald Taroreh, SH
Kecamatan Paal 2, Gerry Wangko, SH
Kecamatan Wanea, Calvin Paginda, SH
Kecamatan Bunaken, Johni Wungkar, BA
Kecamatan Singkil, Aldjufri Karmin

Menarik ditunggu untuk 6 kecamatan lainnya yang akan melaksanakan muscam, karena sesuai pantauan, disamping memiliki cakupan yang luas, 6 kecamatan ini berkontribusi besar pada pilcaleg 2019 yang lalu sehingga dapat mengirimkan putra putri terbaik untuk duduk sebagai legislator di DPRD kota Manado.

Kecamatan Bunaken Kepulauan dan Tuminting yang mengutus, Ridwan Marlian, kecamatan Tikala mengutus Conny Rares, kecamatan Sario dan Malalayang ada Meikel Stif Maringka, dan yang terakhir kecamatan Wenang dengan srikandinya, legislator 3 periode, Lily Binti.

Melihat fakta yang ada, mampukah penerus pimpinan kecamatan mencatat prestasi seperti pendahulunya bahkan bisa menorehkan hasil yang lebih baik atau sebaliknya? Masih rahasia dan sekali lagi menarik untuk ditunggu.

Namun yang perlu menjadi perhatian bagi pimpinan-pimpinan kecamatan nantinya adalah, Golkar jaya, Golkar bangkit dan Golkar menang bukan sekedar slogan biasa, namun ini adalah penggalan-penggalan visi untuk menjadikan Golkar indonesia, Indonesia Golkar.

Penulis: Charly | Editor: redaksi

Pos terkait