Wakil Bupati Bantaeng Salurkan BLT-DD Tahap Pertama Kepada Warga Pattallassang

  • Whatsapp

Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulewasi Selatan, tengah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2020 bagi warga yang terdampak Corona Virus Disease atau COVID-19, akibat pembatasan aktivitas di luar rumah, bertempat di Desa Pattallassang Kecamatan Tompobulu, Juma’at (22/05/2020)

Bantuan langsung tunai Tahap I Periode April ini disalurkan kepada 130 kepala keluarga (KK) miskin yang terdampak pandemi COVID-19 yang tersebar di delapan dusun desa Pattallassang.

Bacaan Lainnya

Penyaluran BLT dirangkaikan dengan pemberian beasiswa yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng Drs. H. Sahabuddin, Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng Johan Iswahyudi, Kepala Inspektorat Bantaeng Muh. Rivai Nur, Plt. Kadis PMD, PP & PA, Harmoni Perangkat Desa setempat, Serta Polsek Banyorang, Iptu Suhardi, SH.

“130 KK itu merupakan warga dari data delapan dusun, hasil diperoleh setelah Tim Gugus Mistigasi COVID-19 Desa Pattallassang melakukan pendataan dan verfikasi pada tingkah RT/RW dan Dusun,” ujar Kepala Desa Pattallassang Subhan, SE. MM di Aula Kantor Desa.

Menurutnya Subhan, data penerimaan BLT-DD divalidasi serta dilakukan pencermatan, finalisasi dan penetapan oleh kepala desa pattallassang pada tanggal 15 Mei 2020, melalui forum musyawarah desa  khusus/insidentil, lewat penandatangan berita acara penetapan oleh pemerintah dan BPD serta segenap stakeholder yang terkait.

“Hasil penetapan Calon penerima BLT-DD tahun anggaran 2020, serta diusulkan kepada Pemerintah Kecamatan Tompobulu untuk kemudian mendapatkan pengesahan selambat-lambatnya lima hari kerja setelah penetapan,” terang Subhan

BLT-DD untuk Desa Pattallassang sendiri dalam pengalokasian dana pandemi Covid-19 ini masuk dalam kategori Cluster Desa dengan Alokasi Budget 35% sesuai Pagu Anggaran Dana Desa (DD)  yang terserap sejumlah Rp234 juta sebagaimna diamanatkan oleh Regalusi sebelumnya yakni Permendesa No. 11 tahun 2019 tentang BLT-DD.

Baca Juga :   DPRD Bantaeng Terima Aduan Mahasiswa, Gelar Hearing Bahas Beasiswa Penyelesaian Studi

“BLT-DD dengan asumsi Rp600 ribu x 3 Bulan/KK, yang akan diterimah selama tiga tahap sebanyak  Rp1.8 juta untuk satu kepala keluarga, tahun ini juga melalui Menteri Keuangan (PMK) No.35 Tahun 2020 yang dicutting oleh Pusat sebesar Rp. 10.078.000, yang berlaku untuk semua desa secara nasional,” tambah Subhan.

Dia mengharapkan penyaluran BLT-DD  dapat meringankan beban kepada warga masyarakat miskin terdampak  Covid-19, di Desa Pattallassang, namun masyarakat tetap memperhatikan Protap mitigasi Covid-19.

“Alhamdulillah pada proeses penyaluran,  masyarkat miskin terdampak Covid-19 Penerima BLT-DD  T.A 2020  Di desa pattallassang, sebelum disalurkan telah diimbau  dan  syaratkan memaiki masker, cuci tangan, kita telah menyediakan SCT( Sarana Cuci Tangan) tetap didepan kantor desa  juga dilakukan deteksi suhu badan yang telah disediakan oleh Tim Gugus Mistigasi Covid-19 Desa Pattallassang Pattallassang,” Pungkasnya.

Sementara, bantuan beasiswa untuk mahasiswa sebanyak 60 orang dengan total Anggaran sebesar Rp30 juta bersumber dari Dana Desa dan bantuan Siswa bagi siswa SD sebanyak 45 orang total anggaran sebesar Rp4.5 juta dan beasiswa SMP sebanyak 24 orang dengan total Anggaran sebesar Rp3.6 juta.

Terpisah, Wakil Bupati Bantaeng, Drs.H.Sahabuddin, mengapresiasi  penyaluran BLT-DD yang tetap mengedepankan  protokeler, Penangangan COVID-19.

“Penyerahan BLT secara simbolik ini  tentu menjadi penanda akan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” Ujar Wakil Bupati.

Lanjut wakil Bupati mengatakan, bahwa ini adalah sebuah kebanggaan Pemerintah Kabupaten Bantaeng kepada seluruh perangkat Pemerintah Desa Pattallassang yang cepat tanggap mengambil langkah dalam mengatasi dampak sosial akibat COVID-19.

Ia pun berharap, sinergitas seluruh elemen agar senantiasa terjaga sehingga masyarakat mampu melewati pandemi dengan cepat. Tentunya jika kita disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Menghindari kerumunan orang, menjaga jarak atau social distancing, memakai masker dan cuci tangan dengan sabun. Itu adalah salah satu bagian dari strategi untuk memutus mata rantai penularan,” tandas Wakil Bupati.

Baca Juga :   Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia, Polres Bantaeng Gelar Bakti Sosial

Reporter: Ramli │ Editor: Redaksi

Pos terkait